Perawatan kucing hamil membutuhkan perhatian berbeda dibanding kucing dewasa pada kondisi normal. Tubuh induk harus memenuhi kebutuhan energinya sendiri sekaligus mendukung pertumbuhan beberapa anak yang berkembang di dalam rahim. Perubahan kebutuhan makanan, berat badan, perilaku, hingga kebiasaan tidur biasanya mulai terlihat secara bertahap selama masa kebuntingan.
Masa kebuntingan kucing umumnya berlangsung sekitar sembilan minggu. Cats Protection menyebut rata rata sekitar 63 hari, sedangkan VCA Animal Hospitals menjelaskan rentangnya dapat berada sekitar 64 sampai 71 hari dan kebanyakan kelahiran terjadi pada hari ke 63 sampai 65. Selama periode yang relatif singkat tersebut, perkembangan anak berlangsung cepat sehingga pemilik perlu memperhatikan makanan, lingkungan, kesehatan, dan persiapan tempat melahirkan.
Perawatan yang tepat bukan berarti pemilik harus terus menerus mengganggu kucing. Sebaliknya, induk membutuhkan lingkungan tenang dengan pengawasan secukupnya. Pemeriksaan dokter hewan tetap menjadi bagian penting, terutama untuk memastikan bahwa perubahan tubuh benar berasal dari kebuntingan dan bukan gangguan kesehatan lain.
Pastikan Kucing Benar Benar Hamil Sebelum Mengubah Perawatan
Perut membesar tidak selalu berarti kucing sedang mengandung. Pertambahan berat badan, gangguan pada rahim, penumpukan cairan, hingga masalah kesehatan tertentu juga dapat menghasilkan perubahan bentuk tubuh. Karena itu, pemeriksaan dokter hewan menjadi cara yang lebih tepat untuk memastikan kebuntingan.
Pada beberapa minggu pertama, perubahan fisik mungkin belum terlalu terlihat. Salah satu tanda yang kemudian muncul adalah puting yang menjadi lebih besar dan berwarna lebih merah muda. Kondisi ini sering mulai terlihat sekitar minggu ketiga.
Memasuki minggu keempat, berat badan biasanya mulai bertambah. Sebagian kucing juga dapat mengalami muntah atau penurunan selera makan sementara. Pemeriksaan ultrasonografi sudah dapat membantu dokter memastikan kebuntingan pada periode tersebut.
Jangan Memijat Perut untuk Menghitung Anak Kucing
Rasa penasaran mengenai jumlah anak sering membuat pemilik ingin menyentuh atau menekan bagian perut induk. Cara tersebut sebaiknya tidak dilakukan sendiri.
Dokter hewan yang berpengalaman dapat melakukan pemeriksaan dengan teknik yang sesuai pada waktu tertentu. Menekan abdomen tanpa pengetahuan yang cukup berisiko menimbulkan cedera pada induk maupun janin yang sedang berkembang.
Ketika perut mulai besar, cara mengangkat kucing juga perlu diperhatikan. Hindari memberikan tekanan pada bagian abdomen. Jika memang harus mengangkatnya, tubuh perlu disangga dengan lembut pada bagian dada dan belakang tubuh.
“Perubahan fisik memang dapat menjadi petunjuk awal, tetapi pemeriksaan dokter hewan tetap menjadi cara yang jauh lebih aman untuk mengetahui kondisi induk dan perkembangan kebuntingannya.”
Kebutuhan Makanan Meningkat Seiring Pertumbuhan Anak
Nutrisi menjadi salah satu bagian terpenting dalam perawatan kucing hamil. Kekurangan energi dan zat gizi dapat mengganggu kondisi induk serta perkembangan anak, sedangkan pemberian makanan berlebihan dapat menyebabkan kegemukan yang juga tidak diinginkan.
VCA Animal Hospitals merekomendasikan makanan komersial berkualitas yang diformulasikan untuk pertumbuhan anak kucing atau untuk seluruh tahap kehidupan selama kebuntingan. Formula tersebut memiliki kepadatan energi dan nutrisi yang lebih sesuai untuk kebutuhan reproduksi dibanding makanan pemeliharaan kucing dewasa biasa.
Cornell University College of Veterinary Medicine juga menekankan bahwa kebutuhan nutrisi kucing berubah berdasarkan tahap kehidupannya, termasuk saat hamil dan menyusui. Makanan yang digunakan sebaiknya lengkap dan seimbang untuk tahap kehidupan tersebut.
Porsi Dapat Bertambah tetapi Jangan Dipaksa
Selera makan biasanya meningkat saat kebuntingan semakin lanjut. VCA mencatat konsumsi makanan induk dapat meningkat hingga sekitar 50 persen dibanding sebelum hamil.
Namun, peningkatan tidak harus diberikan sekaligus dalam satu mangkuk besar.
Rahim yang semakin membesar mengambil ruang di rongga abdomen sehingga induk mungkin lebih nyaman makan dalam porsi lebih kecil tetapi lebih sering.
Air bersih harus selalu tersedia. Tempat minum sebaiknya mudah dijangkau sehingga induk tidak perlu berjalan terlalu jauh, terutama ketika perut telah membesar.
Pemilik juga perlu memperhatikan perubahan berat badan. Kucing memang akan bertambah berat selama kebuntingan, tetapi kegemukan berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan proses kelahiran menjadi lebih sulit. Sebaliknya, kekurangan makanan dapat berkaitan dengan berat lahir anak yang rendah dan gangguan perkembangan.
Suplemen Tidak Boleh Diberikan Sembarangan
Keinginan memberikan nutrisi tambahan sering muncul ketika pemilik mengetahui kucingnya hamil. Vitamin, mineral, kalsium, minyak ikan, dan berbagai produk tambahan kemudian diberikan dengan harapan membuat induk semakin sehat.
Cara tersebut belum tentu diperlukan.
Jika induk sudah mendapatkan makanan lengkap dan seimbang yang sesuai untuk kebuntingan, tambahan vitamin atau mineral umumnya tidak perlu diberikan kecuali dokter hewan mempunyai alasan medis tertentu. Cornell mengingatkan bahwa lebih banyak vitamin dan mineral bukan berarti lebih baik.
VCA juga menyebut kucing yang telah menerima diet berkualitas untuk pertumbuhan atau seluruh tahap kehidupan biasanya tidak membutuhkan tambahan kalsium, vitamin, maupun mineral secara terpisah.
Obat Manusia Jangan Diberikan kepada Kucing
Obat untuk manusia tidak boleh diberikan hanya berdasarkan perkiraan dosis.
Tubuh kucing memproses sejumlah obat dengan cara berbeda dari manusia. Beberapa obat yang umum tersedia di rumah bahkan dapat menjadi sangat berbahaya bagi kucing.
Aturan yang sama berlaku untuk obat kutu, obat cacing, obat kulit, antibiotik, serta produk herbal.
Kucing hamil memang tetap membutuhkan pengendalian parasit sesuai kondisi kesehatannya, tetapi produk yang dipilih harus aman digunakan selama kebuntingan. Cats Protection menyarankan pemilik berkonsultasi dengan dokter hewan sebelum memberikan obat cacing kepada kucing hamil karena keamanan produk dapat berbeda.
Kucing Hamil Lebih Aman Dipelihara di Dalam Rumah
Ketika kebuntingan sudah diketahui, membatasi aktivitas di luar rumah menjadi pilihan yang lebih aman.
Kucing yang bebas berkeliaran menghadapi berbagai risiko seperti kecelakaan kendaraan, perkelahian dengan kucing lain, serangan hewan, paparan penyakit menular, serta kemungkinan menghilang ketika mencari tempat melahirkan.
Menjelang kelahiran, naluri mencari tempat tersembunyi semakin kuat. Jika masih diizinkan keluar, induk dapat memilih gudang, kebun, atap, bangunan kosong, atau tempat lain yang sulit dipantau.
Menjaganya di dalam rumah memudahkan pemilik mengetahui kondisi induk dan memberikan pertolongan apabila terjadi masalah.
Sediakan Lingkungan Tenang Tanpa Membatasi Geraknya
Kucing hamil tetap dapat berjalan dan melakukan aktivitas ringan sesuai kemampuannya. Tidak perlu mengurungnya di kandang kecil sepanjang hari apabila tidak ada alasan medis.
Sebaliknya, sediakan ruangan yang aman dan mudah diakses.
Kurangi kesempatan melompat dari tempat sangat tinggi ketika perut semakin besar. Tubuh yang semakin berat dapat membuat keseimbangan berubah.
Tempat tidur, makanan, air, dan kotak pasir dapat ditempatkan relatif berdekatan sehingga induk tidak harus melakukan aktivitas berlebihan.
Jika terdapat hewan lain di rumah, perhatikan interaksinya. Kucing hamil yang sebelumnya sangat toleran dapat menjadi lebih sensitif ketika mendekati waktu melahirkan.
Perubahan Perilaku Bisa Terlihat Selama Kebuntingan
Perubahan hormon dapat memengaruhi perilaku kucing.
Sebagian induk menjadi lebih manja, lebih sering mendekati pemilik, lebih banyak mendengkur, atau mencari perhatian. Kucing lain justru menginginkan ruang lebih besar dan tidak terlalu senang disentuh.
Cats Protection mencatat perubahan seperti lebih sering mendengkur, mencari perhatian, perubahan selera makan, dan berjalan mondar mandir ketika mendekati persalinan dapat terjadi selama kebuntingan.
Karena setiap kucing memiliki karakter berbeda, pemilik sebaiknya memperhatikan perubahan dibanding kebiasaan normal kucing tersebut.
Aktivitas Mencari Sarang Mulai Terlihat Menjelang Melahirkan
Sekitar minggu ketujuh, sebagian induk mulai mencari lokasi untuk melahirkan.
Kucing dapat memeriksa lemari pakaian, kolong tempat tidur, kardus, sudut ruangan, atau lokasi yang jarang dilalui manusia.
Perilaku tersebut merupakan bagian dari pencarian tempat yang dianggap aman.
Pemilik dapat membantu dengan menyediakan kotak persalinan lebih awal agar induk memiliki waktu mengenal tempat tersebut.
Kotak sebaiknya cukup luas agar induk dapat berbaring bersama anak anaknya, tetapi sisinya tetap memberi rasa terlindungi.
Tempat Melahirkan Perlu Hangat, Kering dan Tenang
Persiapan tempat bersalin tidak harus menggunakan perlengkapan mahal.
Kotak karton yang cukup kokoh dapat digunakan selama ukurannya sesuai dan mudah dibersihkan. Bagian bawah dapat dialasi bahan yang bersih, kering, dan nyaman.
Lokasi sebaiknya jauh dari lalu lalang orang, suara keras, anak kecil, serta hewan lain.
Cats Protection menganjurkan penyediaan tempat yang hangat, tenang, bersih, dan jauh dari gangguan keluarga maupun hewan lain.
Jangan terlalu kecewa jika kucing menolak tempat yang sudah dibuat. Induk tetap dapat memilih lokasi lain yang menurutnya lebih aman.
Perlengkapan Darurat Sebaiknya Sudah Tersedia
Walaupun sebagian besar kucing mampu melahirkan tanpa bantuan manusia, beberapa perlengkapan sebaiknya disiapkan.
Handuk bersih berguna apabila dokter meminta pemilik membantu mengeringkan anak dalam kondisi tertentu. Sumber kehangatan yang aman juga dapat dipersiapkan.
Cats Protection menyarankan pemilik menyiapkan handuk bersih, botol air hangat yang terlindungi, alat pemberian susu, serta susu pengganti khusus anak kucing jika diperlukan. Susu sapi maupun susu kambing tidak dianjurkan sebagai pengganti susu induk.
Nomor dokter hewan dan klinik darurat juga sebaiknya mudah ditemukan sebelum persalinan dimulai.
Mendekati Kelahiran, Induk Bisa Menjadi Gelisah
Pada minggu terakhir, bentuk tubuh induk terlihat semakin besar. Puting juga membesar sebagai persiapan menyusui.
Induk mungkin lebih sering membersihkan tubuh, terutama area abdomen dan genital. Ada pula yang mulai mondar mandir, berulang kali masuk ke tempat bersalin, menjadi lebih vokal, atau terus mencari pemilik.
Selera makan dapat berkurang menjelang kelahiran.
Cats Protection menyebut sedikit cairan berwarna kemerahan dapat terlihat mendekati persalinan, tetapi perdarahan berlebihan atau cairan yang tampak tidak normal tetap membutuhkan perhatian dokter hewan.
“Persiapan terbaik menjelang kelahiran bukan terlalu banyak melakukan intervensi, melainkan menyediakan tempat yang aman sambil mengetahui tanda kapan bantuan dokter benar benar diperlukan.”
Biarkan Induk Melahirkan dengan Gangguan Minimal
Kebanyakan kucing memilih melahirkan di tempat yang tenang dan tidak ingin terlalu banyak diperhatikan.
Pemilik cukup memantau dari jarak yang membuat induk tetap nyaman.
Pada tahap awal persalinan, kucing dapat terlihat gelisah dan berkali kali mendatangi sarangnya. Kontraksi kemudian menjadi lebih kuat ketika anak mulai dilahirkan.
Waktu antar kelahiran dapat berbeda. Cats Protection menyebut jarak yang umum sekitar 10 sampai 60 menit, sedangkan keseluruhan proses dapat berlangsung beberapa jam.
Induk biasanya membuka selaput yang membungkus anak, membersihkan tubuhnya, memutus tali pusat, dan merangsangnya untuk bernapas.
Jangan Menarik Anak Kucing Tanpa Arahan Dokter
Melihat anak yang tampak sulit keluar dapat membuat pemilik panik dan mencoba menariknya.
Tindakan tersebut berisiko menyebabkan cedera apabila dilakukan dengan teknik yang salah.
Jika terlihat ada anak tersangkut atau induk mengejan kuat tetapi tidak menghasilkan kelahiran, segera hubungi dokter hewan.
Cats Protection menyarankan meminta bantuan dokter apabila induk mengejan lebih dari sekitar 30 menit tanpa menghasilkan anak, terlihat lemah mendadak, mengalami perdarahan berlebihan, atau anak terlihat tersangkut dan tidak dapat dilahirkan.
Beberapa Tanda Memerlukan Pemeriksaan Dokter Secepatnya
Selama kebuntingan, kondisi induk seharusnya terus dipantau.
Penurunan selera makan singkat memang dapat terjadi, tetapi kucing yang sama sekali tidak mau makan, muntah berulang, sangat lemah, kesulitan bernapas, mengalami perdarahan, atau menunjukkan rasa sakit berat sebaiknya diperiksa.
Perubahan yang terjadi secara tiba tiba tidak boleh hanya dianggap sebagai bagian normal dari kehamilan.
Dokter juga perlu dihubungi apabila masa kebuntingan terlihat berlangsung melewati perkiraan kelahiran berdasarkan tanggal kawin yang diketahui.
Kondisi Setelah Melahirkan Juga Perlu Diawasi
Perawatan tidak berhenti ketika anak terakhir lahir.
Ruangan perlu tetap hangat, kering, dan tenang. Anak biasanya mulai menyusu segera setelah kelahiran. Cats Protection menyarankan memastikan anak memperoleh susu dan menghubungi dokter jika induk tidak merawat atau menyusui mereka dengan baik.
Induk membutuhkan makanan dalam jumlah lebih besar selama masa menyusui karena produksi susu menggunakan banyak energi. VCA menyebut kebutuhan energi kucing menyusui merupakan salah satu yang tertinggi dari seluruh tahap kehidupannya.
Perhatikan pula kondisi kelenjar susu. Bagian yang sangat panas, bengkak, keras, atau terasa sakit dapat berkaitan dengan mastitis. Perdarahan tidak normal, muntah, kelemahan berat, gemetar, gerakan tidak terkoordinasi, atau kolaps setelah melahirkan juga menjadi alasan untuk segera meminta bantuan dokter hewan.
Kebersihan Sarang Membantu Induk Merawat Anak dengan Nyaman
Setelah persalinan selesai dan kondisi induk stabil, alas yang sangat basah atau kotor dapat diganti secara hati hati. Jangan melakukan perubahan besar yang membuat induk merasa sarangnya tidak aman.
Tempat tersebut perlu tetap kering karena anak kucing yang baru lahir belum mampu mengatur suhu tubuh sebaik kucing dewasa.
Makanan dan air sebaiknya ditempatkan tidak terlalu jauh dari sarang.
Kotak pasir juga perlu tersedia dengan jarak yang nyaman, tetapi jangan ditempatkan tepat di sebelah makanan atau area anak.
Gangguan dari tamu dan hewan lain sebaiknya dibatasi pada hari hari awal karena induk dapat menjadi sangat protektif terhadap anaknya.
Pemantauan Anak Memberi Gambaran Kondisi Induk
Anak yang sehat biasanya mencari puting, menyusu secara teratur, tidur dengan tenang, dan memperoleh kehangatan dari induknya.
Anak yang terus menangis, terlihat dingin, tidak mampu menyusu, terpisah dari kelompok, atau tampak sangat lemah membutuhkan perhatian.
Kondisi anak sering memberikan petunjuk mengenai kemampuan induk menghasilkan susu dan menjalankan perawatan.
Pemilik tidak perlu terus menerus memegang anak yang baru lahir apabila tidak diperlukan. Pengamatan dari jarak dekat sudah cukup selama induk terlihat tenang dan anak menyusu dengan baik.
Perawatan kucing hamil pada akhirnya membutuhkan keseimbangan antara memberikan nutrisi yang sesuai, menjaga lingkungan tetap aman, dan tidak terlalu sering mengganggu induk. Perubahan kecil pada kebiasaan makan, berat badan, aktivitas, cairan dari genital, serta perilaku menjelang kelahiran perlu diamati karena dapat membantu pemilik mengetahui apakah kebuntingan berjalan normal atau membutuhkan pemeriksaan dokter hewan.


Comment